Wisata Sekitar Malioboro Jendela Keindahan Yogyakarta

Wisata Sekitar Malioboro – Liburan di Yogyakarta tak lengkap tanpa menjelajahi wisata sekitar Malioboro! Temukan 10 destinasi menarik, dari wisata sejarah, budaya, kuliner, hingga alam, semua dalam jarak dekat. Jelajahi Keraton Yogyakarta, Taman Sari, Alun-Alun Kidul, Pasar Beringharjo, dan masih banyak lagi. Nikmati wisata kuliner legendaris dan temukan spot foto instagramable. Ayo, susun itinerary terbaikmu!

10 rekomendasi wisata sekitar Malioboro yang wajib dikunjungi

Malioboro, jantung Yogyakarta, tak hanya terkenal dengan deretan tokonya, tapi juga wisata menarik di sekitarnya. Dari wisata sejarah, budaya, kuliner, hingga alam, semua tersedia dalam jarak dekat. Bagi Anda yang ingin menjelajahi Yogyakarta secara maksimal, berikut 10 rekomendasi wisata sekitar Malioboro yang wajib dikunjungi:

1. Keraton Yogyakarta

Kraton Yogyakarta, istana resmi Kesultanan Yogyakarta, merupakan wisata sejarah yang tak boleh dilewatkan. Kagumi arsitektur Jawa yang megah, pelajari sejarah kerajaan, dan saksikan berbagai koleksi benda pusaka.

Keraton Yogyakarta adalah istana megah di Yogyakarta. Didirikan tahun 1755 oleh Sultan Hamengkubuwana I, Keraton ini menjadi pusat budaya dan sejarah Jawa yang penting.

Kompleks Keraton yang Luas dan Indah:

Keraton Yogyakarta memiliki area yang luas dengan berbagai bangunan dan paviliun yang indah. Beberapa bangunan penting di Keraton Yogyakarta:

  • Siti Hinggil: Bangunan utama Keraton, tempat penobatan Sultan dan acara resmi.
  • Keben: Tempat penyimpanan pusaka Keraton Yogyakarta.
  • Sasana Sewaka: Tempat pertunjukan wayang kulit dan tari tradisional Jawa.
  • Taman Sari: Pemandian air indah yang digunakan keluarga Sultan dan abdi dalem.

Sejarah dan Makna Budaya:

Keraton Yogyakarta memiliki sejarah panjang dan erat kaitannya dengan sejarah Jawa. Dibentuk akibat Perjanjian Giyanti yang membagi Kesultanan Mataram, Keraton Yogyakarta menjadi simbol budaya dan politik Yogyakarta.

Arsitektur dan tata ruang Keraton Yogyakarta sarat makna budaya Jawa. Setiap bangunan dan paviliun memiliki fungsi dan maknanya sendiri. Keraton Yogyakarta juga menjadi pusat pelestarian budaya Jawa, seperti tari, wayang kulit, dan gamelan.

Kunjungan ke Keraton Yogyakarta:

Keraton Yogyakarta terbuka untuk umum dan menjadi salah satu destinasi wisata utama di Yogyakarta. Pengunjung dapat menjelajahi kompleks Keraton, melihat berbagai bangunan dan paviliun, dan mempelajari sejarah dan budaya Jawa.

2. Taman Sari

Taman Sari, kompleks pemandian air yang dulunya digunakan keluarga kerajaan, menawarkan pesona arsitektur dan sejarah yang memikat. Jelajahi berbagai kolam, taman, dan lorong bawah tanah yang unik.

Taman Sari merupakan kompleks pemandian air yang terletak di selatan Keraton Yogyakarta. Dibangun pada tahun 1758 oleh Sultan Hamengkubuwono I, Taman Sari memiliki fungsi utama sebagai tempat peristirahatan dan rekreasi keluarga Sultan dan para abdi dalem.

Arsitektur Unik dan Menawan:

Taman Sari memiliki arsitektur yang unik dan menawan, perpaduan gaya Jawa dan Portugis. Kompleks ini terdiri dari berbagai bangunan, kolam pemandian, taman, dan lorong bawah tanah.

Beberapa Bagian Penting Taman Sari:

  • Umbul Pamijahan: Kolam pemandian air yang dikelilingi tembok tinggi dengan pancuran berbentuk garuda.
  • Gedong Kencono: Bangunan bertingkat dua yang dahulu digunakan Sultan untuk beristirahat dan menikmati pemandangan.
  • Pulo Kencono: Pulau kecil di tengah kolam yang dahulu digunakan untuk tempat peristirahatan para putri Sultan.
  • Gang Masjid: Lorong bawah tanah yang menghubungkan Taman Sari dengan Keraton Yogyakarta.

Berikut beberapa fakta menarik tentang Taman Sari:

  • Taman Sari memiliki luas sekitar 10 hektar.
  • Terdapat 57 bangunan di Taman Sari, termasuk kolam, taman, paviliun, lorong bawah tanah, dan gua.
  • Taman Sari dijuluki “Water Kasteel” karena banyaknya kolam air dan unsur air di dalamnya.
  • Taman Sari menjadi salah satu cagar budaya yang dilindungi oleh UNESCO.

3. Alun-Alun Kidul

Alun-Alun Kidul, alun-alun selatan Keraton Yogyakarta, terkenal dengan suasana mistisnya. Nikmati sore hari di sini, bermain becak, atau menantang adrenalin dengan mencoba kereta kencana.

Ciri Khas Alun-Alun Kidul:

  • Pohon Beringin Kembar: Dua pohon beringin besar yang menjadi landmark Alun-Alun Kidul. Konon, pohon ini memiliki makna magis dan dikaitkan dengan legenda Ratu Kidul.
  • Kereta Kuda: Pengunjung dapat menyewa kereta kuda untuk berkeliling alun-alun.
  • Pasar Malam: Pada malam hari, alun-alun ini diramaikan dengan pasar malam yang menjual berbagai makanan, minuman, dan mainan tradisional.
  • Kegiatan Budaya: Alun-Alun Kidul sering digunakan untuk berbagai kegiatan budaya, seperti pertunjukan wayang kulit dan tari tradisional Jawa.

Aktivitas di Alun-Alun Kidul:

  • Berfoto: Alun-Alun Kidul adalah tempat yang indah untuk berfoto dengan latar belakang Keraton Yogyakarta dan pohon beringin kembar.
  • Berjalan-jalan: Pengunjung dapat berjalan-jalan di sekitar alun-alun untuk menikmati suasana yang tenang dan asri.
  • Mencoba jajanan tradisional: Di pasar malam, pengunjung dapat mencoba berbagai jajanan tradisional Jawa yang lezat.
  • Menonton pertunjukan budaya: Pengunjung dapat menonton pertunjukan wayang kulit dan tari tradisional Jawa yang diadakan di alun-alun.

4. Pasar Beringharjo

Pasar Beringharjo, pasar tradisional yang ikonik di Yogyakarta, menawarkan berbagai macam souvenir, batik, pernak-pernik, dan kuliner khas Yogyakarta. Jangan lupa menawar harga untuk mendapatkan barang terbaik.

Daya Tarik dan Keunikan:

  • Pusat batik dan kain tradisional: Pasar Beringharjo terkenal sebagai pusat batik dan kain tradisional Yogyakarta. Pengunjung dapat menemukan berbagai macam batik tulis, batik cap, dan kain tradisional lainnya dengan harga yang terjangkau.
  • Barang-barang khas Yogyakarta: Selain batik, Pasar Beringharjo juga menjual berbagai macam barang khas Yogyakarta, seperti kerajinan tangan, pernak-pernik, souvenir, dan kuliner khas Yogyakarta.
  • Suasana tradisional: Pasar Beringharjo menawarkan suasana tradisional yang kental. Pengunjung dapat merasakan keramahan para pedagang dan keramaian pasar tradisional yang khas.

Tips Berbelanja di Pasar Beringharjo:

  • Tawar menawar: Di Pasar Beringharjo, tawar menawar adalah hal yang wajar. Jangan ragu untuk menawar harga yang ditawarkan oleh pedagang.
  • Berhati-hatilah dengan barang palsu: Pastikan Anda membeli barang di toko yang terpercaya untuk menghindari barang palsu.
  • Bawa uang tunai: Sebagian besar pedagang di Pasar Beringharjo lebih memilih pembayaran dengan uang tunai.

5. Titik Nol Kilometer Yogyakarta

Titik Nol Kilometer Yogyakarta, titik pusat kota Yogyakarta, menjadi landmark populer untuk berfoto. Di sini, Anda dapat melihat berbagai bangunan bersejarah dan merasakan denyut nadi Yogyakarta.

Titik ini dianggap sebagai pusat kota Yogyakarta dan menjadi simbol sejarah penting. Dipercaya bahwa titik ini merupakan lokasi sumbu imajiner Yogyakarta yang menghubungkan Gunung Merapi, Keraton Yogyakarta, dan Pantai Parangtritis.

Landmark Penuh Makna:

Di tengah persimpangan terdapat tugu berbentuk kerucut yang dikelilingi oleh empat pilar. Tugu ini menjadi landmark terkenal di Yogyakarta dan sering dijadikan tempat berkumpul dan berfoto bagi wisatawan.

Aktivitas Menarik:

Pengunjung dapat menikmati berbagai aktivitas di sekitar Titik Nol Kilometer, seperti:

  • Berjalan-jalan di Malioboro dan berbelanja souvenir.
  • Mengunjungi Keraton Yogyakarta dan mempelajari sejarahnya.
  • Bersantai di Alun-Alun Kidul dan menikmati suasana kota.
  • Mencicipi kuliner khas Yogyakarta di berbagai warung makan di sekitar area.

6. Museum Sonobudoyo

Museum Sonobudoyo, museum budaya yang terbesar di Yogyakarta, menyimpan berbagai koleksi benda bersejarah dan budaya Jawa. Pelajari sejarah, tradisi, dan budaya Yogyakarta di sini.

Koleksi Museum:

Koleksi Museum Sonobudoyo terbagi menjadi beberapa kategori, antara lain:

  • Arkeologi: Koleksi peninggalan sejarah seperti prasasti, arca, dan keramik.
  • Etnografi: Koleksi benda-benda budaya Jawa seperti wayang, topeng, dan gamelan.
  • Keramik: Koleksi keramik dari berbagai daerah di Jawa.
  • Numismatik: Koleksi mata uang dan benda-benda berharga lainnya.
  • Filologi: Koleksi naskah kuno dan buku-buku tentang budaya Jawa.

Kegiatan Museum:

Museum Sonobudoyo tidak hanya menyimpan koleksi, tetapi juga aktif mengadakan berbagai kegiatan seperti:

  • Pameran temporer
  • Workshop
  • Seminar
  • Pertunjukan seni

7. Benteng Vredeburg

Benteng Vredeburg, bekas benteng peninggalan Belanda, kini menjadi museum yang menceritakan sejarah perjuangan Yogyakarta. Jelajahi museum dan pelajari kisah heroik para pahlawan.

Benteng Vredeburg berbentuk bujur sangkar dengan bastion di setiap sudutnya. Di dalamnya terdapat berbagai bangunan, seperti barak, gudang, dan ruang komandan. Benteng ini juga memiliki museum yang menyimpan koleksi benda bersejarah, seperti senjata, foto, dan lukisan.

Fungsi Benteng:

Awalnya, Benteng Vredeburg digunakan sebagai benteng pertahanan Belanda. Namun, seiring waktu, fungsi benteng ini berubah menjadi:

  • Markas militer
  • Tempat penahanan
  • Museum

Koleksi Museum:

Saat ini, Benteng Vredeburg menjadi museum yang menyimpan berbagai koleksi sejarah, seperti:

  • Senjata kuno
  • Foto-foto sejarah
  • Diorama perjuangan kemerdekaan
  • Benda-benda peninggalan Keraton Yogyakarta

8. Sindu Kusuma Edupark (SKE)

Sindu Kusuma Edupark (SKE), taman hiburan edukasi yang cocok untuk keluarga, menawarkan berbagai wahana seru dan edukatif. Anak-anak akan senang bermain di sini sambil belajar banyak hal.

Sindu Kusuma Edupark (SKE): Taman Hiburan Edukasi untuk Keluarga

Sindu Kusuma Edupark (SKE) adalah taman hiburan edukasi yang terletak di Yogyakarta. SKE menawarkan berbagai wahana permainan dan edukasi untuk anak-anak dan orang dewasa.

Wahana Permainan:

SKE memiliki berbagai wahana permainan yang seru dan menantang, seperti:

  • Cakra Manggilingan: Bianglala raksasa dengan pemandangan indah
  • Kora-Kora: Kapal ayun raksasa yang memacu adrenalin
  • Montor Tumbur: Sepeda motor yang berputar di atas rel
  • Disaster Room: Ruang simulasi bencana alam

Wahana Edukasi:

SKE juga memiliki berbagai wahana edukasi yang menarik, seperti:

  • Omah Musik: Museum alat musik tradisional
  • Omah Batik: Tempat belajar membatik
  • Planetarium: Tempat belajar tentang astronomi
  • Taman Satwa: Tempat melihat berbagai jenis hewan

9. Kebun Binatang Gembira Loka

Kebun Binatang Gembira Loka, kebun binatang tertua di Indonesia, menjadi tempat favorit bagi pecinta binatang. Beragam spesies hewan dari berbagai belahan dunia dapat dilihat di sini.

Highlight:

  • Koleksi Satwa yang Beragam: Gembira Loka memiliki lebih dari 500 ekor satwa dari berbagai belahan dunia, termasuk singa, harimau, orangutan, gajah, komodo, dan banyak lagi.
  • Aktivitas Menarik: Pengunjung dapat berinteraksi dengan beberapa satwa melalui program khusus, seperti memberi makan rusa atau berfoto dengan burung.
  • Fasilitas Lengkap: Wahana permainan, restoran, toko souvenir, dan area piknik tersedia untuk melengkapi pengalaman Anda.
  • Lokasi Strategis: Terletak di jantung kota Yogyakarta, dekat dengan Malioboro dan Alun-Alun Utara, mudah dijangkau dengan berbagai transportasi umum.
  • Harga Terjangkau: Harga tiket masuk relatif terjangkau, menjadi pilihan wisata keluarga yang menyenangkan.

10. Museum Kereta Kencana

Museum Kereta Kencana, museum yang menyimpan koleksi kereta kencana milik Keraton Yogyakarta, menawarkan wisata sejarah yang unik. Kagumi keindahan dan kemegahan kereta kencana yang dulunya digunakan oleh keluarga kerajaan.

Koleksi Kereta Kuno yang Menakjubkan:

Museum ini menampilkan berbagai jenis kereta kencana, dari kereta yang digunakan untuk acara resmi hingga kereta yang digunakan untuk keperluan sehari-hari. Beberapa kereta yang terkenal di antaranya:

  • Kereta Kyai Garuda Kencana: Kereta kencana paling bersejarah dan sakral yang digunakan untuk penobatan Sultan Yogyakarta.
  • Kereta Kanjeng Nyai Jimat: Kereta kencana yang digunakan untuk mengantarkan pengantin wanita saat pernikahan keraton.
  • Kereta Notoprayitno: Kereta kencana yang digunakan untuk mengantarkan Sultan Yogyakarta saat acara resmi.

Kereta kencana di museum ini bukan sekadar alat transportasi, tetapi juga memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi. Setiap kereta memiliki makna dan simbolisme yang terkait dengan adat dan tradisi Keraton Yogyakarta.

Tips Wisata Sekitar Malioboro:

  • Gunakan peta digital atau aplikasi travel guide untuk memudahkan navigasi.
  • Tentukan terlebih dahulu tempat wisata yang ingin dikunjungi agar waktu liburan Anda maksimal.
  • Gunakan pakaian dan alas kaki yang nyaman untuk berjalan kaki.
  • Jangan lupa untuk menawar harga di pasar tradisional.
  • Jagalah kebersihan dan hormati budaya lokal.

Malioboro bukan hanya tentang berbelanja, tapi juga tentang menjelajahi berbagai wisata menarik di sekitarnya. Artikel ini telah memberikan Anda panduan lengkap untuk wisata sekitar Malioboro. Selamat berlibur dan ciptakan momen tak terlupakan di Yogyakarta!

ALODIA TOUR & LEISURE

Nikmati keindahan alam dan budaya Yogyakarta bersama Alodia Tour & Leisure, penyedia jasa travel wisata di Yogyakarta yang terbaik dan berpengalaman. Alodia Tour & Leisure menawarkan berbagai macam paket wisata di Yogyakarta, mulai dari paket wisata alam hingga paket wisata budaya.

Yuk, berlibur ke Yogyakarta bersama Alodia Tour & Leisure! Dapatkan pengalaman wisata alam yang tak terlupakan.

Alamat: Alodia Tour

Reservasi Sekarang!

[WhatsApp Admin]

[[email protected]]

Bikin liburanmu makin seru bersama kami

PT. Alodia Tour Indonesia

18 Parc Place, SCBD
Jend. Sudirman, Senayan, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan · 12190

Jalan Jagung 21
Semaki, Umbulharjo,
Kota Yogyakarta · 55166

Ikuti Promo Terkini

×